15
Sun, Dec

Menjadikan Masjid Titik Peradaban

Editorial
Typography

TIBYAN.id – Konsep social dalam Islam itu berbeda dengan yang ada di masyarakat Barat. Di Barat, orang mengenal istilah take and give tapi dalam Islam hanya ada satu kata, give and give and give. Mau sejahtera, banyaklah memberi. Mau sehat, banyaklah memberi. Mau bahagia banyaklah memberi.

“Intinya, konsep kesejahteraan social dalam Islam itu ya banyak memberi alias bersedekah,” kata KH Abid Marzuki, M.Ed, ketua Yayasan Nurul Islam KH Noer Alie dalam perbincangan di kantor redaksi Tibyan.Id.

Pendekatan memberi itulah yang menjadi kekuatan umat Islam dalam tatanan social. Memberi atau bersodaqoh adalah ajaran dasar Islam yang membukakan semua harapan setiap muslim. Untuk sehat, beruntung, kaya, bahagia orang dianjurkan untuk banyak bersedekah.

Perbincangan Ketua STAI Attaqwa di Redaksi Tibyan.id memperbincangkan banyak hal. Setidaknya, mengajak bagaimana Islamic Centre ini menjadi pusat kegiatan masyarakat yang positif yang bermuara pada masjid.

Ia berharap agar Tibyan.id akan mengarahkan potensinya untuk mendukung syiar dan aktivitas masjid. Masjid bisa dijadikan sebagai sebuah titik perdaban yang didukung oleh seluruh elemen yang ada di Islamic Centre ini.

“Webnya, koperasinya, bahkan yayasannya semua tercurah untuk menjadikan masjid sebagai pusat peradaban Islam,” katanya.

Masih dari dapur redaksi, juga dibicarakan seputar pemilihan kepala daerah Kota Bekasi. Mulai dari figure yang layak sampai pada kriteria calon untuk memimpin masyarakat Bekasi. Untuk ini, perlu dilakukan polling agar ada akurasi data yang dijadikan pijakan penilaian. (*)