23
Sun, Feb

Arab Saudi Kenalkan Biaya Baru Untuk Visa Haji

Pengurusan visa haji/wartatransparansi

Dunia Islam
Typography

TIBYAN.ID - Arab Saudi mengenalkan biaya baru untuk visa haji yang akan berlaku tahun ini. Dengan penerapan biaya baru itu, jamaah dari seluruh dunia akan diminta membayar sebesar 80 dolar AS, di samping biaya yang dibebankan oleh agen perjalanan haji.

Dilansir di Middle East Monitor, Kamis (23/1), perincian biaya baru itu dilaporkan oleh Menteri di Departemen Perdana Menteri Malaysia, Mujahid Yusof Rawa. Ia mengatakan, biaya baru ini diperkenalkan untuk musim haji 2020 dan akan dikenakan pada jamaah dari semua negara.

Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Mohammad Saleh Bin Taher Benten mengumumkan itu selama pertemuan tahunan terkait dengan manajemen dan persiapan jamaah haji dari Malaysia untuk musim haji berikutnya. Selama pertemuan tersebut, perwakilan dari kedua negara menandatangani perjanjian mengatur kedatangan jamaah dan manajemen layanan yang akan diberikan selama mereka tinggal.

Rawa juga mengatakan, Saudi akan menghapus biaya yang dikenakan pada jamaah yang pernah berhaji sebelumnya. Sebelumnya, jamaah yang pernah berhaji dan hendak menunaikan haji kembali dikenakan biaya 533 dolar.

Di sini, Saudi berupaya meningkatkan pendapatannya secara signifikan melalui pengenalan biaya baru ini. Setiap tahun, ada lebih dari tiga juta Muslim menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.

Rawa menambahkan, nota kesepahaman (MoU) akan ditandatangani antara Malaysia dan Arab Saudi dalam waktu dekat. Kesepakatan itu akan melibatkan kepentingan kedua negara dalam administrasi urusan Islam. Menurut salah satu sumber Malaysia, diskusi panjang tentang isu-isu global, terutama tentang ekstremisme dan Islamofobia, juga diadakan selama pertemuan.

 

Sumber : Ihram