20
Wed, Nov

PKS Tetap Menjadi Oposisi Loyal Secara Kritis dan Konstruktif

Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera, Mardani Ali Sera

Hot Issue
Typography

TIBYAN.ID, Jakarta - PKS menegaskan mereka setia menjadi oposisi pemerintah. Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan sang presiden, Sohibul Iman, meminta PKS menjadi oposisi yang kritis dan konstruktif.

"Demokrasi yang sehat memerlukan kekuatan penyeimbang. Pak Sohibul Iman, Presiden PKS, menyebutnya oposisi loyal yang kritis dan konstruktif," kata Mardani, Kamis (24/10/2019).
Menurut dia, pemerintah saat ini punya setumpuk pekerjaan rumah (PR). Mardani menyebut soal defisit BPJS hingga penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah.

"Ada banyak PR pemerintah seperti penyehatan BPJS, defisit perdagangan, hingga karhutla yang merugikan masyarakat," ujarnya.

"PKS siap bekerja sama dengan partai atau elemen civil society untuk menjadi kekuatan penyeimbang," imbuh Mardani.

Tiga parpol pengusung Prabowo-Sandiaga di Pilpres 2019, PAN-PKS-Demokrat, sudah dipastikan tak dapat menteri. Founder Media Survei Nasional Rico Marbun menyatakan ketiga partai itu perlu menunjukkan 'keasliannya' menjadi oposisi pemerintah.

"Ini saatnya bagi PKS, PAN dan PD untuk membuktikan apakah 3 partai ini akan menjadi oposisi sejati atau oposisi palsu," kata Rico, Rabu (23/10).

Hal itu bisa dibuktikan dengan sikap ketiga parpol di parlemen. Apakah mereka akan bersikap keras, atau justru akan lembek seiring jalannya waktu.

"Publik akan menunggu apakah kecurigaan adanya dukungan terhadap revisi UU KPK ada hubungannya dengan diubahnya UU MD3 yang menyebabkan semua partai mendapat posisi Wakil Ketua MPR," ujarnya.
(tsa/tsa).

 

Sumber : Detik.com