15
Wed, Jul

IBM Dalam Tinjauan Historis (Bagian 1)

*RAPAT KORDINASI DAN MUDZAKAROH MUBALLIGH DAN MUBALILIGHOH MUHAMMADIYAH DI KAMPUS IBM BEKASI

Wawasan
Typography

Oleh : Epen Supendi *)

TIBYAN.ID - Intitut Bisnis Muhammadiyah Bekasi (IBM Bekasi) yang saat ini ber-Kampus di Jln. Sersan Aswan No. 16 Kelurahan Margahayu Kecamatan Bekasi Timur, baru menginjak usia empat tahun sebelas bulan duapuluh enam hari terhitung sejak pertama kali di Launching secara resmi pada tanggal 06 Juni 2015 M, yang akan genap berusia 5 tahun pada tanggal 06 Juni 2020 dan saat itu bertepatan tanggal 19 Sya’ban 1436 H. (yang dalam bilangan hijriyah IBM Bekasi sudah berumur 5 tahun, 1 bulan dan 21 hari), di Komplek Terpadu Kampus IBM Bekasi, yang terletak di Sentra Niaga Kalimalang, Jl. A. Yani Blok B No. 11-22 Kota Bekasi, depan Islamic Center Kota Bekasi.

IBM Bekasi ini adalah Perguruan Tinggi Muhammadiyah di Kota Bekasi yang merupakan satu-satunya Kampus dan Perguruan Tinggi Muhammadiyah di Kota Bekasi yang rintisannya dimulai dan digagas oleh para Anggota PDM Kota Bekasi Periode 2010 – 2015. Sesungguhnya cita-cita dan keinginan untuk memiliki Perguruan Tinggi Muhammadiyah di Kota Bekasi, sudah dimulai dari kepengurusan PDM periode - periode sebelumnya (PDM Kota Bekasi 2005-2010), konon sudah digagas dan diupayakan untuk berdirinya Perguruan Tinggi Muhammadiyah berbentuk Universitas, Sekolah Tinggi dan lainnya, namun hal tersebut hingga berakhir kepengurusan periode tersebut, belum sempat terwujud. Maka pada kepengurusan PDM Periode 2010-2015 gagasan tersebut dicoba digali dan dihidupkan kembali dalam semangat bahwa seluruh Pengurus PDM Kota Bekasi Periode 2010-2015 ingin selepas masa kepengurusan ini, ada sesuatu yang menjadi Legacy, buah tangan yang ditinggalkan dan bisa ditumbuh kembangkan dikemudian hari berupa Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di bidang Pendidikan Tinggi.

Maka upaya pendirian Perguruan Tinggi Muhammadiyah di Kota Bekasi tersebut, menjadi sebuah target dan mulai diperbincangkan kembali di dalam rapat-rapat resmi PDM. Bahkan disetiap pertemuan dikalangan warga persyarikatan Muhammadiyah Kota Bekasi, diberbagai kegiatan, rapat, pertemuan apapun, baik internal PDM, maupun dengan organ organisasi dibawahnya seperti Cabang dan Ranting hangat diperbincangkan. Dan alhamdulillah mendapat respon dan dukungan dari para anggota persyarikatan berupa dorongan serta harapan-harapan untuk segera berdirinya Perguruan Tinggi Muhammadiyah di Kota Bekasi ini, hal tersebut semakin menguatkan niat kami dan ruh inilah kiranya yang kemudian menambah semangat dan keyakinan PDM Periode 2010-2015 untuk segera dapat mewujudkan berdirinya Perguruan Tinggi Muhammadiyah di Kota Bekasi. Adapun Anggota Pleno PDM Periode 2010-2015 sesuai SK Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Bekasi No. 004/KEP/III.O/D/2011 terdiri dari 13 Orang sebagai berikut : 1. Drs. H. S. Syamsul Bahri (Ketua), 2. H. Deddy S. Wirakusumah, SH (Sekretaris Bidang Perencanaan dan Pengendalian Program), 3. Epen Supendi, A.Md., SIP (Sekretaris Bidang Kesekretariatan), 4. H. Mulyadi Yunus (Bendahara), 5. H. Ahmad Zaenudin, S.Ag., M.PD (Wakil Ketua), 6. J. Payitno (Wakil Ketua), 7. Drs. H. Junaedi Hasyim, MM (Wakil Ketua), 8. Drs. H. Sukandar Ghozali (Wakil Ketua), 9. Drs. Eman Suherman (Wakil Ketua), 10. H. Zubaedi Asnan, S.Sos., SH., M.Si (Wakil Ketua), 11.  H. Abdul Muin Hafied, SE., M.Pd (Wakil Ketua),  12. Drs. H. Budiarjo Lc. (Wakil Ketua),  dan 13. Drs. Saefuddin, M.Pd (Wakil Ketua Non-aktif).

Kala itu, PDM Kota Bekasi tidak sekedar mewacanakan untuk berdirinya Perguruan Tinggi Muhammadiyah di Kota Bekasi, dengan segenap potensi sumber daya yang dimiliki,  ditindaklanjuti dengan dimulai rapat rutin, dilanjutkan rapat Pleno PDM Kota Bekasi yang memasukan program dan membuat penetapan bahwa Pendirian Perguruan Tinggi Muhammadiyah di Kota Bekasi  adalah sebagai salah satu program prioritas PDM Kota Bekasi dan target persyarikatan, diwujudkan dengan diterbitkannya SK Kepanitian Pendirian Perguruan Tinggi yang diamanahkan kepada Bpk. Drs. H. Hasan Mansyur M.Ag. sebagai Ketua Panitia, yang bertugas mempersiapkan segala keperluan administrasi dan teknis untuk pendirian Perguruan Tinggi tersebut. Untuk mengawal proses pendirian AUM Pendidikan Tinggi tersebut,  Anggota PDM Kota Bekasi senantiasa secara serius saling mengingatkan dan melakukan pemantauan, evaluasi dan kajian,  sesuai tahapan proses pendirian Perguruan Tinggi tersebut. Dari berbagai dinamika dan usulan yang terjadi dalam merumuskan rancana pendirian AUM ini, yang berkembang didalam diskusi antara panitia dan Anggota PDM Kota Bekasi, adanya alternatif-alternatif terkait bentuk dan nama Perguruan Tinggi yang akan diajukan, ada usulan Sekolah Tinggi Agama Islam, Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer, Universitas dan Institut Bisnis. Berdasarkan inventarisasi gagasan-gagasan yang masuk, maka melihat potensi kebutuhan lulusan yang akan banyak dibutuhkan dan diserap oleh pasar, terutama dunia perkantoran dan industri, atas pertimbangan marketing plan yang ada, maka bidang yang bersentuhan dengan kewirausahaan/enterpreneur merupakan pilihan yang paling potensial untuk diminati, dan atas dasar pertimbangan-pertimbangan tersebut akhirnya Institut Bisnis menjadi pilihan yang tepat dan disepakati untuk nama dan jenis perguruan tinggi yang dipilih dan diusulkan. Dan nama Perguruan Tinggi yang disepakati adalah Institut Bisnis Muhammadiyah Bekasi  (IBM Bekasi).

Mungkin ada yang bertanya mengapa menggunakan kata “Bekasi” bukan “Kota Bekasi” ? padahal domisili PDM dan Kampus yang akan didirikan ada di Kota Bekasi, hal ini juga menjadi bagian yang didiskusikan dan dibahas secara serius, sampai akhirnya disepakati menggunakan kata Bekasi sehingga menjadi Institut Bisnis Muhammadiyah Bekasi, bukan “Institut Muhammadiyah Kota Bekasi”. Yang menjadi pertimbangan menggunakan kata “Bekasi” tiada lain adalah penggunaan kata “Bekasi” dipandang jangkauannya jauh lebih luas, dibandingkan menggunakan kata “Kota Bekasi”, hal ini juga terkandung maksud dan harapan yakni untuk mengikat bahwa IBM Bekasi merupakan Perguruan Tinggi yang menjadi wadah pembinaan dan peningkatan qualitas sumber daya insani, yang diminati dan dicintai masyarakat,  utamanya masyarakat di  wilayah Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi secara khusus dan masyarakat dari daerah lain pada umumnya. Secara historis sekaligus ingin menjadikan IBM Bekasi sebagai perekat kalangan anak-anak muda (pemuda) terutama yang berdomisili di  Kota dan Kabupaten Bekasi.  (Bersambung)

*) Penulis : Sekretaris Bidang Kesekretariatan – (PDM Kota Bekasi Periode 2010-2015), Sekretaris BPH IBM Bekasi masa jabatan 2015-2019, dan Ketua LPM IBM Bekasi.