03
Tue, Aug

Produksi Pakan Ikan dan Ternak Menurun Akibat Covid-19

Wawasan
Typography

TIBYAN.ID - Saat aku menghadiri kumpul bareng bersama aktifis Bekasi di desa Kedung Jaya Babelan Kabupaten Bekasi, Ahad 31 Januari, tiba - tiba seseorang mendekat dan bertanya "masih ingat dengan saya? Katanya dengan nada bertanya.

Aku mencoba mengumpulkan ingatanku. " Siapa ya" Jawabku sambil mereka-reka. Aku Abdul Qodir, petani Lidah buaya dan mentimun" Dulu kan bapak pernah menulis usaha pertanian saya, lanjutkannya meyakinkan.

Aku baru ingat. Oh... Kau Qodir, kau tak banyak berubah, ujarku menimpali. Apa usahamu sekarang, kataku melanjutkan.

Saya produksi pakan ikan dan ternak. Tapi akibat covid 19, produksi menurun drastis. Keluhnya.

Sebelum covid19 merebak saya bisa produksi 20 ton sebulan dengan mempekerjakan 6 orang, Setelah Covid hanya 10 ton dan hanya 2 orang pekerja.

Turunnya produksi pakan ikan dan ternak itu karena menurunnya permintaan dari peternak sebab para peternak kesulitan menjual ikan dan ternaknya karena banyak rumah makan dan restoran yang tutup akibat merebaknya virus corona.

Mudah - mudahan, covid 19 ini cepat berlalu, restoran kembali dibuka harap, Abul Qodir

Abdul Qodir ini, seorang anak muda yang optimis. Ia tak mudah patah arang. Ketika usaha lidah buaya menurun permintaan, ia beralih memproduksi pakan ikan dan ternak. Pemasarannya cukup luas hampir para peternak ikan, itik, dan ayam di Jawa Barat dan Banten, memesan pakan ke Abdul Qodir. ### Imran Nasution.