07
Tue, Dec

Umrah dari Luar Arab Saudi Akan Dilakukan Negara per Negara

Foto : Ka'bah, tempat suci umat Islam yang paling suci, terlihat di pusat Masjidil Haram di kota suci Mekah (AFP Photo)

Dunia Islam
Typography
TIBYAN.ID - Umrah bagi jemaah internasional atau dari luar Arab Saudi akan dimulai pada 1 November 2020 setelah terhenti sejak 7 bulan lalu karena pandemi corona.
 
Nantinya, Kementerian Kesehatan Arab Saudi akan mengeluarkan daftar negara mana saja yang diizinkan mengirimkan jemaahnya untuk melaksanakan umrah di Masjidil Haram, Makkah.
 
Daftar negara ini disesuaikan dengan situasi pandemi corona di negara tersebut. Jika di negara itu situasi pandemi corona terkendali, maka kans mendapat izin umrah bagi warga negaranya akan lebih besar.
 
“Umrah internasional akan dilakukan negara per negara tergantung pada situasi pandemi,” tulis Haramain Sharifain, Senin (28/9) mengutip keterangan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Saleh Benten dalam sebuah wawancara di televisi.
 
Jumlah jemaah umrah dari luar negeri tentunya tidak banyak. Pada fase III yang dimulai pada 1 November, Masjidil Haram hanya akan menampung 20 ribu jemaah umrah per hari dan 60 ribu jemaah salat per hari.
 
“Keputusan akhir per negara akan dibuat oleh Kementerian Kesehatan setelah mengeluarkan beberapa persyaratan dan menentukan negara bebas risiko dalam beberapa minggu mendatang,” ungkap Benten seperti dikutip dari Haramain Info.
 
Selain itu, Kementerian Umrah dan Haji akan mengaktifkan jalur khusus untuk umrah dan haji internasional. Kementerian juga sedang berupaya menghilangkan kantor fisik dan memungkinkan pendaftaran umrah dan haji melalui aplikasi resmi pemerintah.
 
Menunggu daftar negara dari Kemenkes Saudi ini juga tengah dilakukan oleh Kemenag RI. Sembari menunggu keputusan Kemenkes Saudi, Kemenag menyusun regulasi menyangkut aspek kesehatan dan keselamatan jemaah.
 
Kemenag menyarankan, jemaah yang telah terdaftar umrah dan perjalanannya tertunda akibat wabah corona di awal tahun 2020 diprioritaskan untuk berangkat lebih dulu.
 
 
Sumber: Kumparan